• Tidak ahli di sistem dan juga tidak ahli di infrastruktur, saya tetap bersyukur

    Kebanyakan mahasiswa Teknik Informatika ahli dalam membuat sebuah sistem atau aplikasi dan juga ahli dalam infrastruktur seperti membuat server dan jaringan. Namun, walaupun kedua nya saya tidak ahli dalam artian tidak bisa membuat sistem atau tidak bisa merancang jaringan server, saya tetap bersyukur saya masih mengerti kulit-kulit luarnya. 

    Pengalaman adalah guru yang paling baik. Selama bekerja 1 tahun di warnet, 3 bulan sebagai Custemer Interface Management, 1 bulan menganalisa VLAN, 2 tahun sebagai staf teknis. Semua pekerjaan itu masih pada entri level dalam artian pekerjaan yang saya tangani saat itu jauh dari yang seharusnya lulusan TI lakukan. Namun saya tetap bersyukur itupun merupakan pengalaman yang berharga buat saya.

    Sebelum bekerja sebagai guru produktif TKJ, saya sempat bekerja sebagai seorang IT support di sebuah Bank BPR selama 2 tahun. Selanjutnya, saya masuk ke dunia pendidikan yaitu sebagai guru produktif TKJ di SMK Yadika. Saya mengajar mapel jaringan komputer dasar, administrasi sistem jaringan, administrasi infrastruktur jaringan, dan teknologi layanan jaringan. Disinilah saya lebih banyak belajar tentang jaringan client-server yang sesungguhnya walapun dalam bentuk simulasi. Saya mulai memahami dasar sistem operasi Linux yang digunakan sebagai server, saya juga mulai memahami instalasi jaringan voice, dan konfigurasi routing pada packet tracer.

    Jadi, kurang lebih 5 tahun menangani jaringan lokal maka jika melihat dari sisi kemampuan saya adalah seorang network technician atau technical support. Semoga teman-teman mahasiswa Teknik Informatika dapat belajar dari pengalaman saya di artikel ini.

  • Lampung, Indonesia
    jamesaldosihombing@gmail.com